Thursday, September 15, 2016

PULAU KECIL MUNCUL DI TASIK GALILEE

Galilee semakin kritikal sambil umat semakin leka dengan pelbagai hal yang remeh temeh. Keadaan T... thumbnail 1 summary
Galilee semakin kritikal sambil umat semakin leka dengan pelbagai hal yang remeh temeh. Keadaan Tasik Thobariyyah (Sea of #Galilee) semakin kritikal dengan laporan (yang setakat ini sahih & tidak meragukan) kemunculan sebuah pulau kecil akibat pengeringan yang drastik dan berterusan menghampiri garis hitam.

Saya mula memantau secara serius keadaan Tasik #Thobariyyah sekitar tahun 2011. Sekitar 2014 saya ditemukan dengan sahabat Zulhilmi Mustafa AlBasri yang memantau secara lebih konsisten berbanding saya. Pada September 13 2016 beliau mengingatkan saya tentang keadaan yang semakin kritikal mutakhir ini, 43 cm bawah paras garis merah.

Dan laporan kemunculan pulau ini adalah sekitar tarikh 8 September 2016.

( ** Baca "Messiah sebagai "Dajjal". ** Baca "Talmud" sebagai Talmud @Kabbalah bukan Taurah @Bani Israel.)
Thursday, September 08, 2016 |  Israel Today - "A new drought is in full swing in Israel, as evidenced by the plummeting water level of the Sea of Galilee, known locally as the Kinneret, which has resulted in the appearance of a large island near its southern shore. The Galilee today stands some 4.5 meters (nearly 15 feet) below its optimal water level, and is fast approaching its “Black Line”, at which point it will suffer irreversible ecological damage, experts have warned in the past."
Hal kemarau yang bertepatan dengan analisis pada posting:
MEMANTAU SELA MASA 3 TAHUN KEMARAU SEBELUM DAJJAL
https://www.facebook.com/groups/antikons/permalink/1783285251928330/

#galilee #thobariyyah update; keadaan sudah semakin kritikal

Posting asal: PULAU KECIL MUNCUL DI TASIK GALILEE
https://www.facebook.com/groups/antikons/permalink/1794105580846297/


video

video

DAJJAL TURUN SEBELUM LAUT GALILEE KERING https://www.facebook.com/notes/muhammad-bin-ismail/dajjal-turun-sebelum-laut-galilee-kering/402348579887141

MEMANTAU THOBARIYYAH https://www.facebook.com/groups/antikons/permalink/1734232280166961/

MEMANTAU SELA MASA 3 TAHUN KEMARAU SEBELUM DAJJAL https://www.facebook.com/groups/antikons/permalink/1783285251928330/

║▌║▌║█│▌alfaedah║▌║▌║█│▌ 


Thursday, September 08, 2016 |  Israel Today

A new drought is in full swing in Israel, as evidenced by the plummeting water level of the Sea of Galilee, known locally as the Kinneret, which has resulted in the appearance of a large island near its southern shore.

The Galilee today stands some 4.5 meters (nearly 15 feet) below its optimal water level, and is fast approaching its “Black Line”, at which point it will suffer irreversible ecological damage, experts have warned in the past.

The deputy head of the Kinneret Authority told Israel’s Ynet news portal that “everyone needs to pray for a rainy winter.”

But meteorologists have already forecast below average rainfall in the coming months.
Indeed, Israel’s Water Authority bleakly predicted that “the worst is still before us.”
In other words, a miracle is in order.

And while this danger is lost on no one, some are pointing out that the drying up of the Sea of Galilee was foretold millennia ago, and could be connected to the coming of Messiah.

According to ancient Talmudic sage Rabbi Yehuda, “in the generation when the Son of David comes, the house of assembly will be for harlots, Galilee in ruins, Gablan [the rivers of the Golan] lie desolate.” (Sanhedrin 97a)

This prediction is tied to Isaiah 19:5, which reads: “And the waters shall fail from the sea, and the river shall be drained dry.”

In remarks to Breaking Israel News, Rabbi Yosef Berger, the rabbi of David’s Tomb in Jerusalem, explained that “the Talmud is full of signs that indicate the coming of the Messiah, and every single one of them is undeniably coming true.”

No comments

Post a Comment

"Berfikir tanpa kotak"

Ar Ra'isul Mutakallim, Tabligh Ki Zabaan (Lidah Tabligh) Hadrat Maulana Umar Palanpuri Rahmatullahu 'alaihi berkata: "Orang yang kuat adalah orang yang sanggup bertahan dalam arus kerosakan. Orang yang lebih kuat adalah orang yang sanggup melawan arus kerosakan. Namun orang yang paling kuat adalah orang yang sanggup merubah arah arus kerosakan hingga menjadi akannya arus kebaikan.”

“Dajjal bersama tenteranya mempunyai kekuatan yang amat istimewa dan amat tersusun. Begitu juga Yakjuj dan Makjuj membuat huru-hara di seluruh dunia. Kehebatan mereka tiada siapa yang dapat melawan dan orang beriman berundur dengan hanya makan zikir dan tasbih."

"Allah zahirkan kudratnya hanya dengan labah-labah yang kecil dijadikan asbab untuk menggigit tengkuk-tengkuk mereka hingga mati. Mayat mereka begitu busuk diseluruh dunia. Orang beriman tidak tahan terus berdoa pada Allah. Allah ta'ala hantarkan hujan dan banjir menghanyutkan mereka ke laut. Inilah yang akan berlaku di akhir zaman nanti."

"Amalan dakwah memisahkan hak dan batil seperti air menghanyutkan sampah dari emas dan logam-logam yang lain. Namun pekerja² agama jika wujud cinta dunia dalam hati mereka seperti emas dan disaluti logam-logam lain, maka banyak masalah yang akan timbul.”